11.5.07

27. Kaum Gnostik

27. Kaum Gnostik


Pada zaman para rasul, ada suatu filsafat yang disebut gnostikisme. Gnostikisme merupakan gabungan alam pemikiran orang-orang Mesir, Babilonia, Yahudi, dan Yunani. Filsafat yang eklektis ini lambat laun menjalari hidup gereja dan dilukiskan dalam Kolose 2:8 sebagai filsafat yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia.
Filsafat ini menawan dan merusak banyak orang yang menerima Kristus sebagai hayat mereka. Saat itu pemerintahan Roma tidak merusak kaum beriman sedahsyat agama Ibrani atau filsafat Yunani.
Maksud Paulus menulis Surat kepada orang-orang Kolose ialah menyuruh mereka berpaling kepada Kristus yang telah mereka terima.
Karena mereka telah menerima Kristus, wajiblah mereka juga hidup di dalam Dia (Kol. 2:6), bukan menurut filsafat, pendapat manusia, atau pun ajaran-ajaran dunia.(PH. Kej)

No comments: