
Dalam gambaran ini Ishak melambangkan Kristus secara terperinci. Ishak sebagai anak tunggal Abraham (Kej. 22 ay. 2, 12, 16), melambangkan Kristus sebagai Putra Tunggal Allah Yoh. 3:16 ). Ishak adalah anak yang dikasihi Abraham (Kej 22 ay. 2), dan Kristus adalah Anak yang dikasihi Bapa, yang kepada-Nya Bapa berkenan (Mat. 3:17).
Ishak mengambil kehendak ayahnya (Kej. 22 ay. 6), dan Kristus juga memilih kehendak Bapa-Nya (Mat. 26:39). Ishak taat sampai mati (Kej. 22 ay. 9-10); demikian juga, Kristus taat sampai mati (Plp. 2:8).
Ishak memikul kayu untuk kurban bakaran dan berjalan ke atas Gunung Moria (Kej. 22 ay. 6); demikian pula, Kristus memikul salib-Nya dan berjalan ke Golgota (Yoh. 19:17).
Ishak dipersembahkan kepada Allah sebagai kurban bakaran di Gunung Moria; Kristus juga dipersembahkan kepada Allah di bukit yang sama (lihat Mrk. 10: 11) untuk menggenapkan lambang kurban bakaran. Ishak "dibunuh" di atas mezbah dan dikembalikan kepada Abraham pada hari ketiga, yaitu, dalam kebangkitan (Kej. ay. 4, 10-13; Ibr. 11:19); dengan cara yang sama, Kristus disalibkan di kayu salib dan dibangkitkan pada hari ketiga (1 Kor.15:4).
Ishak berkembang biak dalam kebangkitan (Kej. 22 ay. 17); Kristus juga berkembang biak dalam kebangkitan-Nya (Yoh. 12:24; 1Pet. 1:3).
Ishak adalah keturunan Abraham untuk menjadi berkat semua bangsa (Kej 22 ay. 18); demikian juga, Kristus adalah keturunan unik Abraham yang di dalam-Nya berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa (Gal. 3:8, 3:14,3:16).
No comments:
Post a Comment